Rabu, 17 Oktober 2012

Perintah Internal dan Eksternal DOS



DOS (Disk Operating System) merupakan salah satu system operasi single user dan single process yang tidak memiliki tampilan grafis. Pada awal perkembangan PC di IBM, SO ini sudah terdapat didalamnya, jika belum SO ini juga bisa dijalankan melalui booting dari media disket.
Operating system yang popular untuk jenis ini adalah MS-DOS, karena selain kapasitasnya yang kecil juga perintah-perintah yang dipergunakan relatif lebih mudah jika dibandingkan dengan DOS sistem lainnya.
Internal Command/Perintah Internal Adalah perintah yang tidak lagi membutuhkan file khusus, karena semua instruksi internal sudah ditampung dalam file command.com
External Command/Perintah Eksternal Perintah hanya dapat dijalankan (berfungsi) apabila file external ada (berada) pada direktori dimana perintah dijalankan atau telah dilakukan patch kedirektori dimana file external tersebut berada.
Internal Command/Perintah Internal
No
Perintah
Contoh
Keterangan
1
Help
A:\>copy/?
atau
A:\>help copy
Mencari petunjuk penggunaan perintah
2
Dir
A:\>dir *.*
C:\>dir *.com
C:\>dir *.sys
C:\>dir ???.com
C:\>dir co???nd.c??
Melihat isi direktori
Bbeberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain penggunaan “Wild Card”, yaitu :
- * (asterix) : mewakili banyak karakter
- ? (question mark) : mewakili hanya satu karakter
3
Cd
Cd
Cd . .
Cd \
Change Directory (berpindah direktori)
4
Md
D:\>md latihan
Make Directory (membuat direktori baru)
5
Rd
D:\>rd latihan
Remove Directory (membuang direktori yang kosong)
6
Copy
C:\>copy *.log a:
C:\>copy *.sys d:
A:\>copy format.com c:\dos
A:\>copy himem.sys c:\windows
Menyalin file ke lokasi lain atau dengan nama lain
7
Ren
A:/>ren latihan.doc training.doc
A:/>ren diskusi.exe kelompok.exe
Mengubah nama file atau direktori
8
Del
A:\>del prince.exe
A:\>del *.bak
A:\>del *.doc
A:\>del *.*
Menghapus file
9
Type
A:\>type latihan.txt
A:\>type sys.com
A:\>type io.sys
Melihat isi suatu file system dan ditampilkan dalam bahasa mesin.
10
Cls
C:\>cls
Membersihkan tampilan layar
External Command/Perintah Eksternal
No
Perintah
Contoh
Keterangan
1
Attrib
attrib.exe
A:\>attrib +r *.doc
A:\>attrib +a –r *.doc
untuk menambahkan atau menghapus atribut suatu file atau beberapa file sekaligus.
2
CHKDSK
chkdsk.exe
A:\>chkdsk /v
C:\>chkdsk /f
C:\>chkdsk a:/f/v
(checkdisk) digunakan untuk melihat informasi dan kondisi mengenai suatu disket.
3
Deltree
deltree.exe
A:\>deltree latihan
digunakan untuk menghapus direktori beserta file-file yang ter­dapat dalam direktori tersebut
4
Diskcopy
diskcopy.com
A:\>diskcopy
A:\>diskcopy a: a:
B:\>diskcopy b: b:
B:\>diskcopy a: b:
C:\>diskcopy a: b:
untuk menduplikasi disket (harddisk). Perintah ini berbeda dengan perintah copy yang berfungsi untuk memperbanyak file. Dengan diskcopy sebuah disket (partisi harddisk) dapat dicopy file-filenya secara keseluruhan dan sekaligus mengganti se­mua data yang terdapat pada disk duplikasi sehingga isinya sama persis dengan disk sumbernya.
Perintah Diskcopy ini hanya dapat dilakukan pada dua disket (partisi) yang sama jenisnya dan kapasitasnya.
5
Doskey
doskey.com

untuk menghemat pengetikan dalam aplikasi Dos. Apabila perintah doskey diaktifkan perintah-perintah yang telah digunakan pada prompt akan disimpan dan dapat diaktifkan kembali.
6
Edit
edit.com
C:\>edit file.txt
untuk membuat, melihat, mencetak ataupun menyunting isi dari file-file batch, CONFIG.SYS, ataupun file-file aplikasi yang berbasiskan ASCII, seperti file-file ReadMe yang datang pada hampir semua program yang anda beli.
7
Format
format.com
A:\>format
C:\>format a:/s
untuk memformat agar disket dapat dipergunakan dalam operasi penyimpanan dan pengolahan data
8
Label
label.exe
A:\>label HASAN
C:\>label LOGIKA
digunakan untuk memberikan nama pada suatu disk baik itu hard­disk atau disket.
Untuk melihat apakah label telah ada pada disk jalankan perintah “vol”.
9
Mem
mem.exe
A:\>mem
C:\>mem /c/p
menampilkan jumlah memori pada komputer Anda. Untuk setiap tipe memori, mem memperlihatkan jumlah total memori, jumlah memori yang digunakan oleh program dan jumlah memori yang belum digunakan.
10
Mode
C:\>mode con lines=43
C:\>mode com1 baud=2400 parity=n data=8 stop=1
C:\>mode lpt1=com1
C:\>mode lpt1 cols=132 lines=8
digunakan untuk mengatur dan memilih konfigurasi beberapa hardware dan tampilan layar.
11
Move
move.exe
A:\>move *.* a:\logika
A:\>move a:\logika a:\pusat
A:\>move c:\mydocu~1 a:
digunakan untuk memindahkan file dari satu direktori ke direktori lain
12
System
sys.com
C:\>sys a:
A:\>sys b:
digunakan untuk membuat sebuah disket menjadi disket yang “bootable” , yaitu disket yang dapat digunakan pada proses awal konfigurasi komputer yang berbasiskan DOS.
13
Unformat
unformat.com
A:\>unformat a:/j
A:\>unformat a:/u/l/test/p
A:\>unformat /partn/l
untuk mengembalikan file-file yang telah terhapus oleh perintah Format dan membentuk kembali file-file dari perintah Recover.
14
Xcopy
xcopy.exe
A:\>xcopy *.* b: /s
B:\>xcopy *.* a: /s /e
A:\>xcopy *.doc b: /d:05-31-1998
B:\>xcopy *.doc a: /p
kependekan dari “eXtended Copy” sama dengan perintah copy, kecuali program ini memberikan lebih banyak pilihan. Dengan Xcopy anda dapat:
· Menyalin seluruh direktori, sub direktori dan file-file yang ada di dalam­nya.
· Menyalin file yang dibuat atau diubah setelah tanggal tertentu.
· Menyuruh Xcopy memberitahu terlebih dahulu sebelum melakukan penya­linan dan lain sebagainya.

Tidak ada komentar: